Gratis Attunement dari Master Rama Narendra

Melestarikan ajaran spiritual Asmak Malaikat warisan Sunan Muria (Wali Songo)

Berguna untuk penyembuhan, keselamatan, percaya diri dan ketentraman batin.

Terbuka untuk semua orang, Sudah Terbukti..!! Click disini>>


 

 

Arsip Artikel Perpustakaan dan

Buku Terbitan Indonesia

 

Detik, 9 September 2000

Home | News Archives


Coca Cola Dukung Pengembangan Perpustakaan


Reporter: Rita Uli

detikcom - Jakarta, Budaya baca merupakan salah satu ciri bangsa yang maju. Kalimat yang sering kali didengungkan ini mengandung makna yang dalam. Bahwa untuk mencapai kemajuan diperlukan wawasan dan pandangan yang luas. Ini hanya bisa dicapai dengan menggali informasi seluas-luasnya. Membaca salah satu sarana penting untuk tujuan penggalian informasi tadi.

Menggiatkan kebiasaan membaca di masyarakat harus dimulai sejak dini. Ini berarti anak-anak dan remaja adalah sasaran utama. Apalagi jumlah populasi anak-anak dan remaja cukup besar dalam masyarakat kita. Para penerus bangsa ini perlu dibekali aneka pengetahuan yang didapatkan dari bacaan yang edukatif dan informatif.

Namun usaha pendidikan ini sering dihadapkan pada ketidakmampuan secara ekonomis. Sehingga dibutuhkan adanya sistem pendidikan alternatif yang lebih terjangkau. Dan perpustakaan merupakan salah satu sarana alternatif yang dapat berfungsi sebagai tempat belajar yang efektif untuk menambah pengetahuan melalui berbagai bahan bacaan yang disediakan.

Perpustakaan merupakan sarana untuk menjembatani kesenjangan di masyarakat. Sehingga anak-anak dari berbagai lapisan masyarakat bisa tetap mendapatkan informasi penting dari bacaan yang mahal sekalipun. Dan ini hanya dapat diwujudkan dengan dukungan pemerintah dan pihak swasta.

Seperti yang baru saja dilakukan oleh PT. Coca-Cola Indonesia dengan mendirikan Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI). CCFI adalah sebuah yayasan yang bertujuan untuk mendukung usaha-usaha pendidikan dan pengembangan masyarakat.

Dalam tiga tahun pertama, CCFI akan memusatkan dukungannya pada pengembangan dan pembinaan perpustakaan di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Dr. Fuad Hassan, anggota dewan pengurus CCFI pada acara peresmian CCFI, Kamis (7/8/2000) di Hotel Regent, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Banyak kawasan di Indonesia yang sangat memerlukan dukungan perpustakaan untuk memperbaiki kualitas hidup warganya. Melalui keanekaragaman bahan bacaan, perpustakaan seharusnya bisa berfungsi lebih dari sekedar pusat pembelajaran melainkan juga menjadi agen perubahan (agent of change) bagi masyarakat sekelilingnya," lanjut mantan Menteri Pendidikan Nasional ini.

Pada kesempatan yang sama, Mugijanto selaku Ketua Dewan Pengurus CCFI mengatakan, "Dalam tiga tahun mendatang, kami merencanakan untuk mengembangkan 20 perpustakaan di berbagai wilayah di Indonesia. Dukungan dana yang kami berikan lebih dari lima milyar rupiah. Dana itu untuk penyediaan bahan bacaan serta pelatihan manajemen pengelolaan perpustakaan."

Peran serta pihak swasta memang sangat berarti apalagi dalam situasi bangsa seperti sekarang ini. Seperti dikatakan Menteri Pendidikan Nasional, Yahya A. Muhaimin, yang turut meresmikan terbentuknya CCFI. "Dalam kondisi masyarakat dan negara sekarang ini, kehadiran proyek perpustakaan prakarsa CCFI ini terasa memberikan harapan. Sebab membangun dan mengelola perpustakaan yang dilakukan secara serius memerlukan biaya, tenaga serta perhatian yang khusus," papar Yahya A Muhaimin.

Semoga harapan itu menjadi kenyataan!


Kumpulan Artikel Tentang Perpus & Resensi Buku Terbitan Indonesia

 

Home | Go | Asmak Malaikat | English Version