Gratis Attunement dari Master Rama Narendra

Melestarikan ajaran spiritual Asmak Malaikat warisan Sunan Muria (Wali Songo)

Berguna untuk penyembuhan, keselamatan, percaya diri dan ketentraman batin.

Terbuka untuk semua orang, Sudah Terbukti..!! Click disini>>


 

 

Arsip Artikel Perpustakaan dan

Buku Terbitan Indonesia

 

Harian Ekonomi Neraca, 5 Juni 2001

Home | News Archives


IndonesiaDLN, Jaringan Perpustakaan Digital Pertama di Indonesia


Jaringan perpustakaan digital pertama di Indonesia dijadwalkan mulai beroperasi bulan ini. Perpustakaan online itu bernama IndonesiaDLN (Digital Library Network).

Menurut Sekjen IndonesiaDLN, Ismail Fahmi, jaringan perpustakaan digital ini berfungsi sebagai terminal dari berbagai server di Indonesia yang menyediakan informasi ilmu pengetahuan. Misi jaringan ini adalah mengelola ilmu pengetahuan yang dimiliki bangsa Indonesia, dalam satu jaringan yang terdistribusi dan terbuka.

"IndonesiaDLN yang berpusat di ITB ini akan mengajak pihak-pihak yang peduli kepada ilmu pengetahuan untuk bersama-sama membangun jaringan," katanya.

Dia menjelaskan, informasi mengenai ilmu pengetahuan - yang disebut metadata – dikirimkan ke satu server pusat IndonesiaDLN, dan server inilah yang berfungsi sebagai hub atau terminal yang menerima metadata daru server mitra perpustakaan digital.

Menurut Fahmi, IndonesiaDLN tidak akan memonopoli informasi yang dimilikinya, tetapi akan disebar dan direplikasi ke server mitra lainnya di IndonesiaDLN. Informasi seperti artikel ilmu pengetahuan yang disimpan dalam server tnitra, secara otomatis akan disebarkan ke seluruh server mitra lainnya di IndonesiaDLN.

"Dalam server mira perpustakaan digital - baik di PC, perguruan tinggi, LSM, maupun warnet (warung internet -Red), seseorang dapat mencari dan menelusuri memori raksasa bangsa Indonesia. Ilmu pengetahuan dari berbagai sumber ini dapat disajikan dalam sebuah halaman web," ujar Fahmi, sebagaimana di-kutip Satunet.com.

Menurut dia, IndonesiaDLN hanya akan memuat dan menyebarkan file yang berukuran kecil dan sedang. Sedangkan file yang berukuran besar - seperti multimedia - tidak akan disebar. IndonesiaDLN hanya akan mengarahkannya atau membawa seseorang ke file yang dituju.

"Jadi file yang berukuran besar tetap dikelola dan disimpan server sumber, bukan oleh terminal," tutur Fahmi.

Bermula dari ITB

Fahmi menjelaskan, gagasan pembentukan jaringan perpustakaan nasionnl ini bermula dari peluncuran situs Ganesha Digital Library/GDL (perpustakaan digital milik ITB) Oktober tahun lalu. Sekitar 20 institusi kemudian terlibat dalam proyek jaringan perpustakaan ini. Beberapa server individu juga ikut menyebarkan informasinya melalui GDL, seperti Onno W. Purbo, Budi Rahardjo, dan Ismail Fahmi sendiri.

"Sedangkan rencananya jaringan perpustakaan digital nasional akan diresmikan pada 6 Juni mendatang. Untuk jaringan warnet, uji coba akan dilakukan pada warnet Pointer yang berada di Bandung,"paparnya.

Kini dua server utama sudah terpasang di ITB, yaitu GDL-Network Hub (http://gdlhub.indonesiaDLN.org) dan IndonesiaDLN Hub (http://hub.indonesiaDLN.org). Sedangkan mitra yang kini sudah bergabung antara lain Perpustakaan Pusat ITB, Program Pasta Sarjana ITB (Bandung), Universitas Muhammadiyah (Malang), Universitas Katolik At-majaya (Jakarta), Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Jakarta), Mesjid Salman ITB (Bandung), Magister Manajemen Agribisnis IPB (Bogor), dan Universitas Bina Nusantara (Jakarta). Dalam waktu dekat juga akan menyusul bergabung 13 perguruan tinggi IAIN di seluruh Indonesia.

"Hingga saat ini kontributor terbesar adalah ITB, yang sudah beroperasi jaringan digitalnya setahun lalu.Total data yang ada sekarang mencapai 550 lebih judul file dan file teks penuh, yang dapat di-download di internet. Sebagian besar terdiri dari laporan penelitian, tesis, disertasu dan multimedia," paparnya.

Fahmi mengatakan, yang dapat bergabung dengan IndonesiaDLN adalah personal, warnet, dan institusi lainnya. Untuk bergabung ada dua syarat utama, yaitu memiliki potensi ilmu pengetahuan dan bersedia berbagi ilmu pengetahuan. Selanjutnya, mitra tersebut dapat mengembangkan sendiri piranti lunak perpustakaan digital, atau memanfaatkan yang telah ada seperti GDL .

Aplikasi penggunaan GDL ini dapat di-download di http://gdthub.indonesiaDLN.org/faqgdl.php.

"Dengan meng-install server perpustakaan digital, mengelola, dan berbagi informasi melalui IndonesiaDLN, maka secara otomatis sudah menjadi mitra IndonesiaDLN," kata Fahmi.

Namun, Fahmi sendiri tnengakui proyek ini masih terhambat kendala teknis. Hingga kini IndonesiaDLN masih perlu dukungan internet service provider (ISP). ISP ini akan sangat mendukung dalam penempatan server GDI. Hub dan Indonesia Hub, agar mudah dan cepat saat diakses oleh mitra dan pengguna. Untuk tnengatasinya, pengelola sudah menjalin kerja sama dengan beberapa ISP seperti Indosat dan Telkomnet serta ISP lainnya.


Kumpulan Artikel Tentang Perpus & Resensi Buku Terbitan Indonesia Any request? Please send to: librarian@infoperpus.8m.com

 

Home | Go | Asmak Malaikat | English Version