|
Melestarikan ajaran spiritual Asmak Malaikat warisan Sunan Muria (Wali Songo) Berguna untuk penyembuhan, keselamatan, percaya diri dan ketentraman batin. Terbuka untuk semua orang, Sudah Terbukti..!! Click disini>>
Arsip Artikel Perpustakaan dan Buku Terbitan Indonesia
|
|
|
| Detik, 28 Juli 2000 | |
Questia Media Inc.: Projek Perpustakaan Virtual Ambisius |
|
| Reporter: iwank detikcom - Dallas, Kamis, 20/4/2000 Tak cuma penerbit toko buku yang mulai menggeluti dunia elektronik. Perusahaan Houston, yang berbasis di Dallas, AS, tengah merancang sebuah perpustakaan virtual yang disebutnya "Questia Media Inc.". Perusahaan ini telah menyiapkan US$ 45 juta untuk menjalankan proyek ambisiusnya: mengkonversi buku-buku, jurnal, dan penerbitan berkala lainnya yang telah digunakan di perpustakaan-perpustakaan universitas ke dalam bentuk elektronik. Sehingga, nantinya bisa dilacak dan tersedia dimanapun civitas akademika berada. Perusahaan itu memperkirakan bahwa dana yang akan dibutuhkan akan mencapai US$ 210 juta pada penghujung tahun depan untuk membiayai proses scanning dokumen, mengkonversikannya ke teks yang menggunakan peranti lunak yang terbaca secara optik, dan seterusnya menyiapkannya supaya siap digunakan. Diperkirakan ada 250.000 judul akan didigitalkan dalam tiga tahun. Database Questia ini akan meliputi liberal-arts disciplines, yakni politik, filsafat, sastra, sosiologi, sejarah, ekonomi, dan sejenisnya. Buku teks, teknik, dan ilmu alam --entah mengapa-- tidak dimasukkan. Rencananya, buku-buku pendidikan itu akan tersedia online pada tahun 2001. Mahasiswa dapat mencari judulnya --seperti dalam katalog umum perpustakaan-- secara gratis, tapi untuk melihat isinya, mereka harus mendaftar dulu. Pendaftaran ditawarkan dalam jangka waktu beragam, bisa 24 jam, 30 hari, atau setahun. Mahasiswa kemudian akan melihat halaman-halaman yang dipilihnya, tapi tidak bisa men-download seluruh buku. Mahasiswa juga bisa menyimpan kertas kerjanya pada sistem itu bersama dengan rekaman pencariannya. Semuanya bisa dapat diakses dari komputer apapun. Dengan demikian, kegiatan penelitian jadi lebih mudah dan cepat. Houston juga memegang lisensi isi dari berbagai penerbit jurnal dan buku. Sekitar 60 penerbit telah siap menandatangani kesepakatannya, paling banyak penerbitan perguruan tinggi. Mereka juga membayar penerbit untuk setiap halaman yang dijenguk pengunjung. Model ini berbeda dari netLibrary --sebuah perpustakaan virtual yang mengijinkan pengunjung untuk membaca buku-buku di situs mereka-- kecuali bahwa Questia tidak menjual lisensi situs mereka ke perpustakaan. NetLibrary yang berbasis di Colorado, AS, menjual e-book-nya langsung ke perpustakaan-perpustakaan, termasuk University of Texas. Hal serupa dilakukan pula oleh Jstor, sebuah perusahaan nirlaba, yang telah mendigitalkan jurnal-jurnal pendidikan dan menjualnya ke perpustakaan. NetLibrary juga bekerjasama dengan 200 penerbit untuk
membuat versi elektronik dari terbitannya. Sejauh ini sudah 17.000 eksemplar didigitalkan
dalam koleksinya. Kabarnya, kini netLibrary men-scanning lebih dari 115 eksemplar sehari.
NetLibrary, yang berdiri pada Agustus 1998 dan meluncurkan layanan internetnya pada Maret
1999 itu, telah memiliki modal venture mencapai lebih dari US$ 100 juta.(K) Link Terkait: Questia Media Inc. NetLibrary |
|
Kumpulan Artikel Tentang Perpus & Resensi Buku Terbitan Indonesia |
|
|
Home | Go | Asmak Malaikat | English Version
|