|
Melestarikan ajaran spiritual Asmak Malaikat warisan Sunan Muria (Wali Songo) Berguna untuk penyembuhan, keselamatan, percaya diri dan ketentraman batin. Terbuka untuk semua orang, Sudah Terbukti..!! Click disini>>
Arsip Artikel Perpustakaan dan Buku Terbitan Indonesia
|
|
|
| Suara Pembaruan, 30 Desember 2000 | |
Diterbitkan, Al Quran Berhuruf Braille |
|
UMAT muslim tunanetra di Indonesia kini sudah bisa membaca Al Qur'an berhuruf Braille. Al Quran itu diluncurkan oleh Yayasan Raudlatul Makfufin (Yarfin) bekerja sama dengan Universitas Islam As Syafi'iyah (UIA) di Jakarta, akhir pekan lalu. Peluncuran dilakukan oleh Rektor UIA, Dra H Tutty Alawiyah AS. ''Dengan diterbitkannya Al Quran ini diharapkan dapat mewujudkan peningkatan kualitas kehidupan beragama dan kesejahteraan sosial tunanetra muslim menuju pada kebahagiaan, dunia dan akhirat melalui pembinaan keagamaan,'' ujar Tuti. Menurut Tuty, selama ini Yayasan Raudlatul Makfufin telah menyelenggarakan pendidikan dan kursus-kursus keagamaan dan da'wah bagi penyandang tuna-netra. Selain itu menyediakan buku-buku sumber agama dalam huruf braille atau rekaman dan penyiapan tenaga pelaksana yang profesional serta menyelenggarakan kursus keterampilan usaha, mengupayakan bantuan sosial bagi tunanetra yang membutuhkan. ''Al Quran Braille yang telah diluncurkan ini hasil kerja keras Yarfin yang dirintis sejak tahun 1996 lalu, mengingat sangat sulitnya memperoleh Al Quran Braille pada waktu itu,'' ujar Tuty. Sementara itu, Ketua Pengadaan Al Qur'an Braille, Irwan Dwi Kustanto mengatakan alasan lain yang mendorong penerbitan Al Quran Braille adalah banyak terdapatnya kekeliruan pada Al Quran Braille terbitan lembaga-lembaga keagamaan lainnya. Pembuatan master pada disk komputer akan lebih mudah diedit jika terdapat kekeliruan di samping juga lebih murah dibanding dicetak dengan menggunakan zinkplate ataupun brailleon paper. Dan hampir 90 persen tunanetra muslim Indonesia belum memiliki Al Quran Braille. Berdasarkan survei Departemen Kesehatan tahun 1996, jumlah tunanetra di Indonesia sebanyak 1,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan jumlah muslim di Indonesia diperkirakan 86 persen atau berjumlah 178.395.906 juta jiwa. Berdasarkan perhitungan maka diperkirakan jumlah tunanetra muslim di Indonesia berjumlah 2.675.938 juta jiwa. ''Kami menyadari bahwa sebagian besar kaum tuna- netra tergolong ekonomi lemah. Sangat diharapkan bantuan dari pihak lain terutama dari masyarakat muslim nasional. Satu set Al Quran Braille atau 30 juz harganya hampir Rp 1 juta. Pada tahap awal akan dicetak minimal 100 set dari 500 set yang direncanakan. Ini artinya dibutuhkan dana sebesar Rp 100 juta untuk mewujudkan rencana itu,'' ujar Irwan. |
|
Kumpulan Artikel Tentang Perpus & Resensi Buku Terbitan Indonesia Any request? Please send to: librarian@infoperpus.8m.com |
|
|
Home | Go | Asmak Malaikat | English Version
|