Bordil
[ Previous ]
[ Next ]
Di sebuah sekolah SD di pinggiran sebelah umur kota Dili, Timor Timur,
seorang guru dari Jawa menanyai murid-muridnya tentang profesi orang tuanya
masmg-masing.
Seorang murid Kelas V bernama Caspar yang mengidolakan Xanana Gusmao
sebagai pahlawan mendapat gilirannya. Ia pun menjawab, "Ayah saya jadi
petugas rumah bordil."
Tentu saja si Guru terkejut mendengarnya. Siangnya ia segera mengirimkan
sebuah surat untuk ayah Caspar. Guru merninta ayah Caspar datang menemuinya.
Esoknya muncul seorang anggota Babinsa lengkap dengan seragam hijaunya
dorengnya. Lagi-lagi sang Guru terkejut dan tergagap.
"Saya sekarang benar-benar bingung. Bukankah Bapak yang bertugas di
Kodim Dili? Kenapa di kelas anak Bapak mengatakan bahwa Bapak adalah petugas
rumah bordil. Dari penjelasan anak Bapak, tadinya saya sendiri mengira
Bapak bekerja di Aspal Goreng (lokalisasi di pinggiran Dili -red.)!"
"Ah, maafkan dia. Dia masih kecil. Dia selalu begitu. Dia malu bapaknya
jadi tentara Indonesia."
[ Daftar isi ]
[ Next ]