Kiamat
[ Previous ]
[ Next ]
Perdana Menteri Malaysia, Presiden RRC dan Presiden Indonesia dipanggil
Tuhan sebentar, untuk diberi info penting. Mereka bergegas-gegas datang
dan Tuhan mengatakan, bahwa dunia akan kiamat pada hari Jum’at yang akan
datang. Sebab itu, diminta agar ketiga kepala negara itu memberitahu kepada
rakyat mereka masing-masing supaya siap. Caranya terserah.
Perdana Menteri Malaysia pulang ke Kuala Lumpur berpidato di depan I:
"Encik-encik dan puan-puan. Saya datang untuk membawa dua buah khabar atau
berita. Yang satu khabar buruk, yang kedua khabar baik. Khabar yang buruk
adalah bahwasanya hari akhir zaman akan tiba Jum’at pekan depan. Berita
baik ialah bahwa Tuhan benar-benar ada dan Dia Maha Pengasih dan Penyayang."
Presiden RRC balik ke Beijing dan langsung ke TVRC: "Kawan-kawan Rakyat,
datang dengan dua berita. Kedua-duanya berita buruk. Yang pertama, kiamat
akan datang minggu depan. Berita buruk kedua: Tuhan ternyata ada".
Presiden Indonesia kembali ke Jakarta dan memanggil awak TVRI untuk
merekam pidato ini: "Assalamu’alaikum warrahmatullohi wabarokatuh. Sudara-sudara,
Saya selaku Mandataris daripada rakyat daripada Indonesia diberi tangggung
jawab untuk memberiken khabar kepada sudara-sudara. Ada dua kabar, dan
Alhamdullilah kedua-duanya khabar yang baik. Khabar baik yang pertama ialah
bahwa Allah ternyata memang ada, menjaga keamanan dan ketertiban daripada
semesta. Khabar baik yang ke dua ialah bahwa mulai Jum’at minggu depan,
tidak akan ada lagi orang miskin di Indonesia".
[ Daftar isi ]
[ Next ]