Lapor
[ Previous ]
[ Next ]
Mantan ajudan yang kemudian jadi Wapres, Try hampir mati. Soeharto yang
datang membezoek berpesan, "Setelah kamu mati nanti, kamu harus menelepon
daripada saya".
"Siap, Pak. Laksanakan," ujar Try tetap dengan gaya ajudannya.
Kemudian, keesokan harinya benar-benar mati. Besok malamnya Soeharto
mendengar suara.
"Kau kah itu?" tanya Soeharto. "Bagaimana, engkau senang tinggal di
sana?"
"Siap, Pak. Saya senang sekali," jawab Try, "jauh lebih senang daripada
di dunia."
"Nah," kata Soeharto, "Sekarang kau ceritakan, seperti apa yang namanya
daripada surga itu."
"Surga?" tanya Try, "Saya tidak di surga!"
[ Daftar isi ]
[ Next ]