Tuhan pun Menangis
[ Previous ]
[ Next ]
Pemimpin Filipina, Fidel Ramos, menghadap Tuhan, "Tuhan, aku telah memerintah
Filipina lima tahun, berapa lama lagi baru rakyatku berbahagia?" "Tiga
puluh tahun lagi," kata Tuhan.
Ramos menangis, dan berlalu.
Ganti pemimpin Kamboja yang baru mengkudeta Ranaridth, Hun Sen, menghadap
Tuhan dan memohon, "Tuhan, aku baru memerintah Kamboja satu tahun, berapa
lama lagi rakyatku baru bisa berbahagia?" "Lima puluh tahun lagi," ujar
Tuhan.
Hun Sen menangis, dan berlalu.
Gantian Soeharto menghadap Tuhan, "Tuhan aku telah memerintah negeriku
tiga puluh tahun lamanya. Berapa lama lagikah rakyatku betul-betul bisa
berbahagia dan hidup dalam sebuah masyarakat yang adil makmur berdasarkan
daripada Pancasila?"
Tuhan pun menangis, dan berlalu.
[ Daftar isi ]
[ Next ]