TV dan Menteri
[ Previous ]
[ Next ]
Hanif, seorang mahasiswa dari Surabaya, suatu ketika masuk ke sebuah
restoran di Madura (di Madura juga ada restoran, lho). Di ruangan restoran
ida pesawat TV sedang dinyalakan, dan ada sejumlah orang menonton. Pukul
19:00 siaran "Siaran Berita TVRI" muncul.
Di layar TV tampil Harmoko dan Wardiman. Kontan Hanif berteriak, "Wah,
kambing congek!"
Mendengar itu, tiba-tiba di antara orang Madura yang menonton berdiri,
dan mendatangi Hanif. Mereka menatapnya mata Hanif dan berkata, "Kalo sampeyan
omong seperti itu sekali lagi, saya akan pukul sampeyan!"
Si Hanif diam. Siaran berita TV jalan terus. Kini di layar tampak sejumlah
anggota DPR Fraksi Karya yang sedang marah-marah karena terima cincin perpisahan
yang kadar karat emas kurang. Melihat itu si Hanif tidak tahan, lalu teriak
lagi, "Wah, kambing congek!!!"
Orang yang mendatangi tadi sekarang berdiri dan bersiap menampar wajah
Si Hanif. Melihat itu, Si Hanif mencoba membela diri dan berkata, "Wah,
sorry, saya nggak sadar bahwa ini sampeyan sangat setia pada Golkar..."
Orang-orang Madura yang ada di restoran itu bersama si pemilik restoran
serentak berkata, "Bukan itu soalnya, Dik. Soalnya sampeyan irii sangat
menghina kambing!"
[ Daftar isi ]
[ Next ]