|
| |
Asmak Malaikat, dari Keras ke Dingin
Dari Harian Suara Merdeka - Senin 10 Mei 2004
SEORANG
pengembara asal Pakanbaru, menulis pada ''Surat Pembaca'' Harian Suara
Merdeka, 17 April 2004 tentang ilmu kebal dari Banten yang ternyata berasal
dari Jepara. Unik, Banten yang terkenal dengan debusnya, ternyata ada yang
ngangsu kaweruh di pedalaman Jepara.
Menurut warga di sekitar Gunung Muria (eks-Karisidenan Pati), ilmu kebal
dengan kalimat khas, ''sele tangi pumo ana gawe'', itu memang dipegang
banyak orang karena praktis dan mudah dikuasai.
Dikisahkan, pada tahun 1978, Ahmad Ansori menyepi/tirakat di makam Pangeran
Gadung Sosrokusumo, paman dari Sunan Muria dan mendapatkan pengalaman
spiritual. Yaitu, tiba-tiba mendengar dan hapal dengan kalimat-kalimat
mantra yang saat itu belum diketahui manfaatnya. Belakangan baru diketahui
bahwa mantra itu berkaitan dengan ajaran ilmu kebal, ''Aji Prembanyu'' dan
''ajaran kasepuhan''.
Kunci Ilmu
Seiring dengan perkembangan waktu, ilmu kebal itu banyak dikembangkan Ahmad
Ansori dan murid-muridnya hingga luar Jawa. Ilmu kebal ''Asmak Malaikat''
boleh dikata ilmu yang bertahap dari keras menuju dingin. Artinya, pada
tingkat pertama ilmu itu berfungsi untuk kebal pribadi. Tingkat kedua ''Aji
Prembanyu'' yang mampu melemaskan fisik orang yang berniat jahat. Sedangkan
tingkat ketiga untuk menggagalkan segala niat jahat.
Setiap tingkat memiliki cara untuk mengujinya. Tingkat satu dapat menguji
dengan senjata tajam dan menyalurkan kebalnya pada benda atau orang lain.
Tingkat dua untuk meredam massa yang beringas, dan tingkat tiga melalui
telor ayam yang sedang dierami. Yaitu, jika amalan/mantra dibaca lalu
ditiupkan pada telor dan ternyata telor itu gagal menetas (Jawa, bungker).
Itu tanda tingkat tiganya berhasil.
Maka, tiupan orang yang sudah mencapai tingkat tiga itu pun insya Allah
mampu membuat bungker atau gagal suatu ''perkara'' yang sedang dihadapi.
Apakah itu kasus pribadi, atau orang lain yang sedang dizalimi akan selesai
dengan tanpa ribu-ribut.
Setelah tingkat tiga masih ada tingkat kunci yang hanya diberikan pada murid
yang dianggap lolos seleksi berdasarkan kriteria profesi dan karakternya.
Mereka yang memegang kunci itu bisa disebut pewaris dan diberi hak penuh
mengajarkan ilmunya pada orang lain.
Yang dimaksud tingkat kunci dari ''Asmak Malaikat'' adalah ilmu untuk
memprogramkan kadar kekuatan kebal calon siswa dan mendeteksi apakah suatu
ilmu yang pernah diajarkan ada pada orang lain itu masih berfungsi, menipis
atau sudah hilang. Namun inti dari tahap akhir ilmu kebal itu adalah ajaran
kasepuhan menuntun seseorang yang sudah kebal itu meninggalkan perilaku
kejawaraaannya yang (terkadang) suka pamer kebal hanya untuk menarik
perhatian orang lain agar belajar padanya.(Priyonggo-35).
|
Komentar Rama Narendra : Asmak Malaikat, bagi sebagian besar orang, memang hanya
dianggap sebagai Ilmu Kebal, maka banyaklah orang berbondong-bondong
mempelajari Asmak Malaikat agar sakti dan bisa memamerkan kesaktiannya
kepada orang lain. Meskipun bukan tujuan negatif, menurut saya sungguh
sangat rugi orang-orang yang mempelajari Asmak Malaikat hanya untuk
kekebalan badan. InsyaAllah, dengan niat yang benar, kita bisa
mendapatkan banyak manfaat yang lebih berguna misalnya untuk pengobatan. |
Baca artikel
lainnya >>>
| |
| |
 |
|
Gratis
Attunement -
CLICK |
|

Dapatkan Juga Tasbih Giok -
CLICK |

TESTIMONY

Saya setuju
dengan kursus metafisika yang diadakan oleh Bapak Narendra, karena semua
murid bisa membuktikan dulu kebenaran Asmak Malaikat Tingkat 1 tanpa
mengeluarkan biaya. Jadi saya tidak ragu-ragu untuk mencoba, dan
ternyata saya berhasil, Sungguh luar biasa..!!
#Chrystanto -
Bandung
Asmak Malaikat,
sebuah ajaran ilmu kejawen yang dikemas dalam konsep modern oleh Master
Narendra. Saya kagum dengan beliau yang bisa menyambungkan ilmu tradisi
jawa dengan teknologi modern. Bagaimana tidak? Sekarang saya bisa
belajar Asmak Malaikat melalui internet. Tidak perlu bepergian.
# Amir Wardhana - Pontianak
Saya lebih
mengenal Pak Narendra sebagai pedagang, daripada sebagai guru ilmu
batin. Sebagai kawan dekat, saya dulu kurang setuju atas keputusannya
mengajarkan ilmu batin kepada "penghuni" dunia maya. Namun ternyata saya
salah. Bahasannya tentang ilmu batin selalu terbuka, berimbang, tidak
mengada-ada.
#
Yanuar Ali - Australia
Pak Narendra,
terimakasih telah memberi jalan atas kesembuhan saya. Dua tahun kaki
kanan saya lumpuh. Sesudah mengobati diri sendiri dengan Asmak Malaikat
beberapa hari kemudian sudah bisa berjalan walaupun masih pelan dan
lemah. Saya yakin, kaki saya akan normal dalam waktu dekat.
# Halida Wibawati -
Surabaya
Tekanan darah
saya stabil dan kadar gula saya kembali normal setelah melakukan
meditasi afirmasi dan terapi pengobatan untuk diri sendiri selama 10
hari. Sekarang saya merasa lebih menikmati hidup tanpa penyakit. Semoga
Tuhan selalu membahagiakan Pak Narendra.
# Sutrisno
Danusastro - Kudus, Jateng
Sayang,
baru di tahun 2008 aku kenal Pak Narendra. Sejak 2001 aku sudah habiskan
ratusan juta rupiah untuk berguru ilmu kebal ke puluhan guru di jawa dan
sumatra. Akan tetapi hasilnya selalu nol besar, tidak sebanding dengan
janjinya. Tidak kusangka, rasa penasaranku berakhir karena ilmu yang
diberikan secara gratis. Aku coba Asmak Malaikat tingkat 1 dan 2,
hasilnya mengagumkan. Aku paham Asmak Malaikat bukan sekedar untuk
kekebalan, tapi jatuh cintaku pada Asmak Malaikat berawal dari
penasaranku akan ilmu kebal.
# Susilo Aryono -
Koewacht, Belanda
Testimony lainnya >>>
|
| |
|
|
|